UUD 45 Dan Gampang Susah Beli Ionto

Sudah banyak kawan penderita hyperhidrosis di Indonesia yang membeli mesin Ionto dari IHHC dan sukses kering, demikian pula sudah banyak yang Terapi Ionto @ IHHC dan semuanya kering. Antara mesin Ionto dan keringat. Antara kemudahan vs kesulitan. Tidak hanya dalam hal uang dan pembelian, tapi lebih kepada iman dan mental masing-masing penderita. Apa maksudnya Naz?

Semua penderita hyperhidrosis nggak ada yang nyaman dan pede dengan kondisi ini. Dimanapun keringatnya. Yang di wajah meng-klaim, adalah titik keringat paling nggak bisa diumpetin sehingga ketika tampil di muka umum lalu berkeringat, hancur seluruh persiapan. Yang berkeringat di telapak tangan juga nggak mau kalah, “Saya yang paling hancur, lha wong nggak bisa jabat tangan orang lain dengan pede karena bikin basah, kan jadi malu saya!”

Demikian pula seluruh titik keringat hyperhidrosis di tubuh para penderitanya, tak ada yang mengaku nyaman dengan kondisi keringat berlebih. Mari kita bahas dan renungkan judul dan topik kita di hari ini.

UUD ujung-ujungnya duit. Semua di nilai dengan uang. Sesuatu yang dangkal. Kenapa uang jadi masalah? Karena semua orang mengkiblatkan dunia barat yang memang orientasinya uang dan dunia. Mereka tidak peduli dengan bekal akhirat.

Sebaliknya kita para muslim wajib melihat dunia hanya sebagai persinggahan. Sementara. Nggak lama. Oleh karena itu carilah bekal sebanyak-banyaknya buat kehidupan abadi nanti. Abadi. Nggak mati-mati. Dan pilihannya cuma dua: Surga vs Neraka.

Yang dapat Surga, hidup kekal didalamnya dengan semua kenikmatannya. Yang dapat neraka, hidup dengan penuh siksaan dari segala penjurunya.

Semua manusia menginginkan surga tapi jauh dari amalan para penghuni surga. Dunia yang kita selalu junjung tinggi. Melihat orang yang menjalankan sunnah, kita cibirkan. Padahal seharusnya kita dekati mereka karena mereka mengikuti jejak Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para Salafush Sholih.

Tapi melihat mereka yang bermobil mahal, keluar masuk rumah megah (padahal ngutang pake riba), kita terpesona dan mengucapkan yang diucapkan masyarakat dizamannya Qorun, “Sungguh beruntung dia, kaya raya dan hidup serba mewah!”

Sebanyak apapun harta dan materi kita, tak secuilpun yang bisa kita bawa keliang kubur. Sebaliknya sedikit apapun amalan kita yang ikhlas hanya mengharap ridho Allah Subhanahu wa ta’ala, PASTI akan kita nikmati di kubur dan akhirat nanti.

Siapa pemilik rizqi? Apakah Pak Boss? Apakah pemilik perusahaan besar? Dan lain sebagainya? Bukan, Kawan! Pemilik rizqi adalah Allah Azza wa Jalla. Banyak Kawan yang bilang, “Gila, harga ionto semahal itu mah ‘gak bakalan kebeli sama orang seperti saya!”

Ada beberapa hal yang Naz tangkap dari pernyataan di atas:

  1. Orang ini tak beriman kepada Allah Jalla Jalaluhu.
  2. ¬†Orang ini bodoh. Jika dia pintar, dia akan berusaha mengejar ridho-Nya. Dengan cara sholat 5 waktu di masjid tepat waktu dan berjama’ah. Mandi dan berganti pakaian juga memakai wewangian sebelum berangkat kemasjid. Dia akan kejar semua yang telah dicontohkan sebaik-baik role-model, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dia akan tinggalkan pekerjaan dan urusan dunia ketika terdengar adzan, karena memang adzan itu memanggil kepada kemenangan. Jika anda tinggalkan sholat tepat waktu pas adzan berjama’ah di masjid tanpa udzur maka kau adalah orang yang mementingkan dunia dan menomor-sekiankan akhirat. Allah itu boss kita. Dunia itu nomor dua, bahkan nomor tiga dan terus kebawah!
  3. Orang ini memang miskin iman, miskin harta, dan miskin jiwanya. Orang paling rugi. Udah miskin harta, miskin jiwa, miskin iman pula!

Lalu harus bagaimana dong? Sebenarnya gampang. Tapi memang semua yang gampang menjadi sulit tanpa izin Allah Jalla wa Ala. Ayo kejar DIA Sang Robbul ‘alamin. Sujudlah di tengah malam dan menangislah!

Pintakan pada-Nya apa yang kau inginkan. Ingin kering dari keringat hyperhidrosis dan dimudahkan jalanmu menabung dan membeli satu unit mesin Ionto. DIA dekat jika kau dekati. DIA pasti menjauh jika kau menjauhi.

Mulailah taubatmu, tinggalkan rokokmu, hidupkan sunnahmu, perbaiki pola hidup dan pikirmu, bangun di tengah malam untuk tahajjud, bangun dan mandilah sebelum adzan subuh lalu gantilah baju tidurmu dengan pakaian terbaikmu karena kau akan menemui Raja diraja, Penguasa Bumi dan Langit, Kawan!

Hidupmu yang serba sempit dan miskin akan menjadi luas dan kaya jika kau ikuti jejak Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hidupmu yang penuh penyesalan dan kesedihan akan menjadi barokah dan keriang-gembiraan. Negatifmu berubah menjadi positif jika kau luruskan aqidah.

Tiadalah hidup dan matimu, mencinta-membencimu, melainkan lillahi ta’ala semata karena Allah Subhanahu wa ta’ala.

Buat kawan yang gampang dalam pembelian mesin Ionto, bersyukurlah karena HANYA karena pertolongan Allah kau dapat membelinya. Lalu disiplinkanlah terapimu. 30 hari pertama adalah fase kondisi kering. Wajib setiap hari terapi. Sehari cuma sekali terapi 15 menit yaitu di malam sebelum tidur.

Buat kawan yang sulit dalam pembelian mesin Ionto, beristighfarlah dan bertaubatlah. Puji nama-Nya, bersujud diharibaan-Nya disepertiga malam terakhir. Kejar contoh amalan surga Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Tinggalkan yang haram.

Rokok itu haram! Tinggalkan sekarang, Kawan! Tetap semangat semoga kita termasuk golongan orang-orang yang beristiqomah meniti sunnah agar dapat melihat wajah-Nya dan dekat dengan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dan seluruh Salafush sholih di dalam kenikmatan dan kekekalan surga.

Semoga bermanfaat!

IMG_20170326_140938

 

Advertisements