Kalo Memang Hyperhidrosis Adalah Faktor Keturunan, Kenapa Tidak Ada Keluargaku Yang Berkeringat?

Sejak kelas dua SD Naz selalu berkeringat. Telapak tangan dan kakinya selalu basah. Buku dan sepatunya sering rusak.
Orang tua Naz tidak mendengarkan keluhan Naz secara serius. Untuk mereka, keringat hanyalah keringat. Sepele. Tapi tidak bagi Naz. Keringat telah menghancurkan sebagian besar hidupnya.

Nggak ada orang yang kepengen banjir keringat. Ada yang di wajah, ketiak, telapak tangan dan kaki, dada dan punggung, paha dan bokong, bahkan seluruh tubuh dari ujung kepala sampai ujung kaki. Termasuk ayah kandung saya.

Beliau tidak pernah menganggap hyperhidrosis ini penyakit. Cuma keringat. Ganti baju aja, katanya. Tapi tahun 2016 ini, lebih dari tiga puluh tahun setelah kelas 2 SD, Naz menyadari bahwa ayahnya juga penderita hyperhidrosis bawaan lahir. Tidak di telapak tangan dan kaki seperti Naz dan Xia, atau di wajah seperti Yasmin, melainkan seluruh tubuhnya.

Jadi kalo Kawan ada yang 100% yakin bahwa hanya anda sendiri yang berkeringat di garis keturunan anda, pikirkan lagi!

Hyperhidrosis bawaan lahir tidak bisa disembuhkan dan mayoritas adalah faktor keturunan. Jika orang tua anda tidak ada yang berkeringat, bisa jadi kakek nenek atau generasi sebelumnya. Dan akan kita turunkan pula kegenerasi setelah kita. Oleh karena itu, mulailah tabungan mesin Ionto-mu, agar bisa kau keringkan dirimu dan anak cucu nantinya.

Lalu, apa solusinya jika kita sudah digariskan NYA termasuk penderita hyperhidrosis bawaan lahir?

Pertama, terus ucapkan syukur dan istighfar. Kondisi ini adalah bentuk kasih sayang NYA untuk terus membersihkan kita dari dosa dan kesalahan.

Kedua, sehatkan pola hidup dan pola pikir. Apaan tuh? Segalanya dikehidupan kita mulai dari gizi, istirahat, ibadah, kecukupan air minum dan jauh stress. Mulai gantilah kacamata minus (baca: mindset atau pola pikir negatif) dengan yang positif.

Buat yang merokok, tiada waktu lagi, berhenti sekarang juga. Bukan besok atau lusa. Sekarang! Rokok adalah pemicu utama hyperhidrosis.

Ketiga, terapi Ionto atau Teh herbal daun Sage. Perhatikan bahwa terapi dan produk adanya di akhir. Yang utama adalah ikhlas menjalani hari sebagai penderita hyperhidrosis dan hidup sehat.

Saran Naz untuk anda memiliki satu unit mesin Ionto untuk terapi diri anda dan keluarga. Kondisi ini akan terus ada dan turun menurun, jangan sampai anak cucu kita terpuruk karena hyperhidrosis. Ayo mulailah menabung untuk mesin Ionto, Kawan!

Sudah bisakah Kawan mengupayakan step pertama dan kedua? Baiklah, sekarang saatnya terapi Ionto. Belum bisa beli untuk pemakaian secara pribadi, kini Kawan bisa datang ke IHHC Tangerang untuk jalani Terapi Ionto 30 hari.

Prosedur & Tarif Ionto On Demand: Terapi di tempat kami hanya Rp30ribu/titik keringat. Terapi wajib dijalani 30 hari non-stop karena terbukti sebagai pondasi kering. Sehari cuma sekali terapi. 15 menit.

Titik keringat:
a. Telapak tangan kanan dan kiri
b. Telapak kaki kanan dan kiri

Sementara ini hanya dua titik di atas yang bisa kami bantu, titik berikut ini akan menyusul secepatnya:
c. Wajah
d. Ketiak kanan dan kiri
e. Dada dan punggung

Mohon share tulisan Naz ini kepada teman dan keluarga, baik penderita ataupun bukan, agar Indonesia bebas hyperhidrosis.

IMG_20170326_140938

 

 

Advertisements